Loading...

Manfaat Amistar Top untuk BAWANG MERAH : Lengkap dengan Dosis & Waktu Aplikasinya

Manfaat dan Cara Aplikasi AmistarTop untuk Bawang Merah

Pestisida – AmistarTop 325 SC adalah merk fungisida sistemik yang bersifat protektif, kuratif dan eradikatif.

Fungisida AmistarTop 325 SC berbentuk pekatan suspensi untuk mengendalikan penyakit yang disebabkan oleh jamur pada berbagai macam jenis tanaman, seperti bawang merah.

Kandungan bahan aktif AmistarTop antara lain azoksistrobin 200 g/l dan difenokonazol 125 g/l.

AmistarTop juga mengandung ZPT (zat pengatur tumbuh) sehingga tidak hanya berfungsi untuk mengendalikan penyakit jamur, tapi juga dapat menyuburkan tanaman bawang merah.

4 Fungsi dan Manfaat AmistarTop Untuk BAWANG MERAH

Fungsi dan manfaat AmistarTop untuk tanaman bawang merah antara lain untuk mengendalikan (mencegah dan menyembuhkan) penyakit antraknosa, bercak ungu, mati pucuk dan busuk daun.

Loading...

Selain itu, AmistarTop juga bermanfaat untuk menyuburkan tanaman bawang merah karena kandungan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) yang ada di dalamnya.

Berikut ini penyebab dan gejala penyakit tanaman bawang merah yang disebabkan oleh jamur :

1. Penyakit ANTRAKNOSA pada bawang merah

Penyakit antraknosa pada bawang merah disebabkan oleh jamur Coletotrichum goeosporiodes. Patogen ini menyukai area lembab dan basah. Penyebaran penyakit ini melalui aliran air atau percikan air.

Gejala antraknosa pada bawang merah : Timbul bercak putih pada daun, bercak berukuran 1-2 mm. Kemudian terlihat koloni dan warna berubah menjadi merah muda, selanjutnya coklat gelap dan akhirnya menjadi hitam gelap.

Manfaat AMISTAR TOP untuk bawang merah/mitalom.com

2. Penyakit BERCAK UNGU/TROTOL/LODOH pada bawang merah

Penyebab : Penyakit bercak ungu pada bawang merah disebabkan oleh jamur Alternaria porrii.

Gejala penyakit bercak ungu pada bawang merah : Terdapat bercak melengkung pada daun , bercak berwarna putih atau kelabu. Bercak akan membesar dengan bentuk menyerupai cincin, berwarna agak ungu (keunguan), dikelilingi warna kuning menyebar ke atas atau ke bawah. Pada saat cuaca lembab, permukaan bercak menjadi hitam dan pada bagian ujung daun yang terinfeksi mengering dan mudah patah. Daun tua lebih rentan terserang daripada daun yang lebih muda.

Baca juga  Daftar Fungisida Untuk Mengendalikan Penyakit Pada Tanaman Bawang Merah

Gejala pada umbi bawang merah : umbi membusuk, dimulai dari bagian leher, warna umbi menjadi kuning atau merah kecoklatan.

3. Penyakit MATI PUCUK pada bawang merah

Penyebab : penyakit mati pucuk pada bawang merah disebabkan oleh jamur Phytophthora porri. Penyakit ini menyerang bagian ujung-ujung tanaman.

Gejala mati pucuk pada bawang merah : ujung daun menjadi busuk basah, kemudian mengering dan warna berubah menjadi kuning kecoklatan lalu putih.

4. Penyakit EMBUN BULU/BUSUK DAUN pada bawang merah

Penyebab : penyebab penyakit mebun bulu/busuk daun pada bawang merah adalah jamur Peronospora destructor. Patogen ini menyerang daun bawang merah pada saat musim hujan dengan kelembaban tinggi dan berkabut.

Gejala penyakit embun bulu pada daun bawang merah : warna daun menjadi hijau pucat kemudian menjadi kuning. Gejala pada umbi : umbi berubah warna menjadi coklat pada lapisan luarnya kemudian menjadi lunak dan mengkerut (keriput).

Dosis Amistar Top untuk Bawang Merah

AmistarTop merupakan fungisida sistemik yang mampu mengendalikan penyakit pada tanaman bawang merah yang disebabkan oleh jamur.

Dosis aplikasi AmistarTop untuk bawang merah adalah sebagai berikut :

1. Antraknosa Coletotrichum goeosporiodes : Dosis 0.5 – 1 ml/liter
2. Bercak ungu/Trotol/Lodoh Alternaria porri : Dosis 0.5 – 1 ml/liter
3. Mati pucuk Phytophthora porri : Dosis 0.5 – 1 ml/liter
4. Embun bulu/busuk daun Peronospora destructor : Dosis 0.5 – 1 ml/liter

Waktu Aplikasi Amistar Top untuk Bawang Merah

Fungisida AmistarTop 325 SC bersifat protektif (melindungi), kuratif (menyembuhkan) dan eradikatif (membersihkan).

Artinya AmistarTop tidak hanya bermanfaat untuk menyembuhkan tanaman yang terlanjur sakit, tapi juga mampu melindungi dan mencegah penyakit serta mampu membersihkan jika terjadi ledakan penyakit.

Oleh sebab itu, waktu aplikasi AmsitarTop 325 SC pada bawang merah sebaiknya dilakukan sejak sebelum tanaman terserang penyakit.

Baca juga  Membuat ZPT Alami Menggunakan Bawang Merah

Aplikasi AmistarTop untuk bawang merah sebaiknya dengan menambahkan perekat untuk hasil yang lebih maksimal.

Penyemprotan dilakukan pada pagi hari setelah embun kering atau sore hari jika cuaca memungkinkan. Boleh dicampur insektisida untuk menghemat waktu penyemprotan.

Demikian tentang “Manfaat AmistarTop untuk BAWANG MERAH : Lengkap dengan Dosis dan Cara Aplikasinya” Semoga bermanfaat…

Salam mitalom !!!

Loading...
Loading...