Wajib di Ketahui, Sifat Dasar Semangka Non Biji

Karakter dan Cara Menyemai Benih Semangka Non Biji

Budidaya Hortikultura – Budidaya semangka non biji sekilas mirip dengan budidaya semangka berbiji. Namun sebenarnya ada perbedaan perlakuan yang sangat mencolok diantara keduanya. Dalam budidaya semangka non biji diperlukan ketelatenan dan kesabaran, mulai dari pembenihan, pemupukan hingga penyerbukan. Berbeda dengan benih semangka berbiji yang mudah tumbuh secara alami. Benih semangka non biji memiliki cangkang yang keras dan sulit tumbuh secara alami. Pembuahan semangka non biji memerlukan serbuk sari dari semangka berbiji. Karena bunga jantan pada semangka non biji tidak dapat membuahi atau mandul. Pada proses penyerbukannya juga memerlukan bantuan manusia.

Untuk menghindari kegagalan dalam budidaya semangka non biji, diperlukan pengetahuan tentang karakter dan sifat dasar semangka non biji. Kegagalan sering terjadi akibat kesalahan dalam memperlakukan benih saat akan melakukan penyemaian. Pemupukan juga merupakan faktor penting, karena jika tidak tepat semangka non biji akan berbuah semangka berbiji. Tidak hanya itu, karena semangka non biji tidak bisa melakukan penyerbukan sendiri maka perlu dilakukan penyerbukan secara manual.

Karakter dan Sifat-sifat Semangka Non Biji

Sebelum memulai untuk menanam semangka non biji, ada baiknya untuk mengetahui sifat – sifat penting dari tanaman semangka non biji. Sifat – sifat tersebut antara lain ;

a. Benih memiliki cangkang yang keras dan sulit berkecambah secara alami. Sehingga cangkang harus dipecah terlebih dahulu.

b. Serbuk sari tidak dapat membuahi bunga betina (putik). Maka diperlukan serbuk sari dari semangka berbiji.

c. Tidak memiliki hormon pengundang serangga penyerbuk. Karena itu harus dilakukan penyerbukan manual / dengan bantuan manusia.

d. Putik (bunga betina) cepat layu. Karena itu penyerbukan sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum matahari terik, maksimal jam 09.00.

Untuk mendapatkan serbuk sari (bunga jantan), dalam budidaya semangka non biji diharuskan juga menanam semangka berbiji. Jumlah tanaman semangka berbiji diperlukan cukup dengan 10% saja dari jumlah tanaman non biji.

Baca juga  Sekilas Tentang Hama Tungau (mites)

Cara Mudah Memecah & Menyemai Benih Semangka Non Biji

1). Biji seharusnya dalam keadaan benar-benar kering agar mudah dipecahkan.

2). Gunakan gunting kuku. Jepit biji semangka dengan bagian tengah gunting kuku secara hati-hati. Tekan hingga terdengar suara “Tik”. (Lihat Gambar)

Teknik Pengecambahan Semangka Non Biji

Cara Memecah Benih Semangka Non Biji

3). Usahakan cangkang agar tidak pecah seluruhnya dan terlepas. Pemecahan ini hanya bertujuan untuk merenggangkan cangkang pada bagian tempat tumbuhnya akar saja supaya mudah berkecambah.

4). Lakukan dengan hati-hati. Jangan sampai merusak lembaga atau daging biji.

5). Kemudian biji direndam dengan air hangat kuku selama kurang lebih 10 jam.

6). Benih ditiriskan dan dibungkus menggunakan kain atau koran bekas yang dibasahi.

7). Jika benih yang disemai banyak, benih dibagi menjadi beberapa bungkus (idealnya 1 bungkus berisi 50 – 60 benih) supaya kecambah tidak bertumpuk dan rusak.

8). Kemudian dibungkus menggunakan plastik hitam, ikat rapat dan letakkan pada tempat yang hangat.

9). 3 – 4 hari kemudian biasanya benih sudah berkecambah.

10). Benih yang sudah berkecambah disemai menggunakan polybag kecil ukuran 6 cm x 8 cm.

11). Hati-hati saat menyemai benih jangan sampai kecambah patah atau rusak.

12). Tutup semaian menggunakan karung goni yang diatasnya ditutup menggunakan daun pisang atau ilalang.

13). 2 – 3 hari kemudian biasanya benih sudah tumbuh.

14). Jika benih sudah tumbuh buka penutup dan buat naungan semaian menggunakan plastik putih.

15). Umur 7 – 10 hari setelah semai, benih semangka non biji siap dipindah tanam kelahan.

Cara Penyerbukan Semangka Non Biji

1). Penyerbukan dilakukan pada pagi hari dan dapat diawali ketika tanaman berusia 25 HST hingga usia 35 HST.

Baca juga  10 Situs Pertanian Terbaik Di Indonesia

2). Ambil bunga jantan dari semangka berbiji pada sore hari. Bunga jantan yang diambil adalah bunga yang diperkirakan esok hari akan mekar.

3). Simpan dalam wadah tertutup yang terlebih dahulu dialasi dengan kertas yang dibasahi.

4). Letakkan pada tempat yang tidak dingin/hangat.

5). Esok paginya, buka kelopak serbuk sari dan oleskan secara merata pada bunga betina semangka non biji.(Lihat Gambar)

Teknik Penyerbukan Semangka Non Biji

Cara Penyerbukan Semangka Non Biji

6). Pengolesan harus merata, jika tidak buah akan terbentuk tidak sempurna.

7). Penyerbukan dilakukan secara hati-hati agar bunga betina tidak terluka. Jika putik sampai terluka, bakal buah akan rontok.

8). Karena bunga betina mudah layu, penyerbukan sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum panas terik.

9). Penyerbukan dilakukan pada semua bunga betina yang ada. Setelah terbentuk buah sebesar buah duku, lakukan seleksi dengan membuang buah yang kurang bagus.

Tips Pemupukan Semangka Non Biji

Penggunaan pupuk Phosphor pada semangka non biji tidak boleh berlebihan. Karena salah satu fungsi phosphor adalah merangsang pembentukan biji. Jika kelebihan unsur phosphor, buah semangka non biji akan menjadi semangka berbiji. Tentu hal ini adalah sesuatu yang perlu dihindari. Baca : Cara Pemupukan Susulan Tanaman Semangka

Demikian tentang sifat-sifat dasar benih dan tanaman semangka non biji. Semoga bermanfaat…

Salam mitalom !!!

Baca juga : Cara Menanam Semangka Non Biji

Loading...