Teknik Sederhana Membuat Pakan Lele dari AMPAS TAHU (Fermentasi Ampas Tahu dengan EM4))

Cara Membuat Pelet Ampas Tahu untuk Ikan Lele

Info Praktis – Budidaya ikan lele merupakan salah satu usaha agribisnis yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia. Budidaya ikan lele mampu memberikan aspek positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat apabila dikelola dengan baik. Namun sayangnya, pembudidaya ikan lele banyak terkendala terutama disebabkan oleh harga pakan buatan pabrik yang mahal. Sehingga memerlukan modal usaha yang lebih tinggi dengan keuntungan sedikit. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan kreatifitas membuat sendiri pelet alternatif yang lebih murah tanpa mengurangi komposisi gizinya. Bahan baku pembuatan pelet alternatif harus mudah diperoleh dan harganya murah sehingga pembudidaya ikan lele tidak kesulitan dalam menyediakan pakan. Salah satu bahan organik pembuatan pelet ikan lele yang mengandung gizi tinggi dan murah adalah ampas tahu yang bisa diperoleh dari usaha home industri tahu.

Cara Fermentasi Ampas Tahu dengan EM4 untuk Pelet Lele

Kelebihan dan Keunggulan Pelet Ampas Tahu

Pelet ikan lele merupakan makanan pokok yang digunakan untuk konsumsi ikan lele yang harus memiliki kandungan protein tinggi dalam perbandingan optimal, sesuai dengan kebutuhan protein ikan lele. Pelet organik ikan lele yang terbuat dari ampas tahu mengandung komposisi yang baik untuk pertumbuhan ikan lele, efesien dan murah. Pelet ikan lele yang baik harus mengandung komposisi protein, lemak, mineral dan vitamin. Komposisi tersebut dapat diperoleh dari bahan-bahan organik pembuat pelet ikan lele, yaitu bekatul, tepung ikan, bungkil, tepung jagung, udang, minyak ikan dan suplemen lainnya. Berikut ini kelebihan dan keunggulan pelet organik ikan lele buatan sendiri berbahan dasar ampas tahu ;

1). Memiliki kandungan protein yang tinggi,
2). Mengurangi tingkat kematian bibit ikan lele,
3). Harga pelet lebih murah,
4). Keuntungan budidaya lele lebih besar karena biaya produksi lebih murah,
5). Pelet selalu tersedia dalam keadaan baru,
6). Mengurangi pencemaran lingkungan akibat dari usaha pembuatan tahu.

Kandungan Gizi pada Ampas Tahu

Ikan lele budidaya membutuhkan kombinasi seimbang 20 jenis asam amino esensial dan non-esensial utama yang menyusun protein. Pelet untuk budidaya ikan lele harus memiliki kandungan protein yang cukup agar dapat dimanfaatkan maksimal oleh tubuh ikan lele. Dengan demikian, ikan lele yang dibudidayakan tumbuh lebih cepat, cepat besar dan cepat panen, sehingga keuntungan keuntungan yang diperoleh juga lebih besar. Limbah ampas tahu yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pelet ikan lele memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Lebih tinggi daripada formula makro yang distandarkan untuk pelet ikan lele, yakni 4,0 kkal/g protein, 9,0 kkal/g lemak, dan 4,0 kkal/g karbohidrat. Berikut ini tabel kandungan gizi pada ampas tahu ;

Alat dan Bahan Pembuatan Pelet Organik Ikan Lele Ampas Tahu

1). Baskom, ember/drum, pencetak pelet
2). Bekatul 6 kg
3). Ampas tahu 5 kg
4). Tepung jagung 4 kg
5). Tepung udang 1,5 kg
6). Suplemen vitamin 2 bungkus
7). EM4 0,5 liter
8). Minyak ikan 20 butir
9). Air bersih secukupnya.

Langkah-langkah Cara Membuat Pelet Organik Ikan Lele Ampas Tahu

1). Langkah pertama yaitu mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan pelet organik berbahan dasar ampas tahu,
2). Mengolah ampas tahu yang bertujuan untuk mengurangi kadar air,
3). Semua bahan diaduk/dicampur hingga benar-benar tercampur rata, hingga menyerupa adonan membuat kue. Adonan dibuat dibuat sedemikian rupa supaya mudah dicetak,
4). Adonan dimasukkan kedalam drum berpenutup yang diberi lubang menggunakan selang kecil untuk mengalirkan udara. Ujung selang ditutup menggunakan kain kasa,
5). Fermentasi selama 5-7 hari
6). Kemudian adonan dicetak menggunakan mesin/alat pencetak pelet,
7). Setelah itu, pelet yang sudah dicetak dikeringkan supaya tidak berjamur dan tahan lebih lama.
8). Pelet organik ikan lele siap diberikan.

Penggunaan pelet organik ikan lele dari ampas tahu ini diketahui dapat mengurangi tingkat kematian bibit ikan lele 10 – 20% dan pertumbuhan ikan lele lebih cepat. Hal ini disebabkan karena di dalam pelet organik ampas tahu denagan penambahan probiotik mengandung mikroorganisme yang bermanfaat dalam meningkatkan ketahanan ikan lele. Sistem imun ikan lele yang menggunakan pelet organik ampas tahu lebih baik daripada pelet buatan pabrik. Probiotik bermanfaat dalam meningkatkan laju pertumbuhan ikan lele, meningkatkan kekebalan tubuh ikan terhadap serangan penyakit (imunitas) dengan perubahan komunitas bakteri intestinalnya. Pemberian probiotik dalam pelet ikan lele secara tidak langsung berfungsi sebagai pengganti antibiotik.

Baca juga  Cara Membuat PAKAN LELE Alternatif Dengan Biaya Murah

Demikian tentang “Cara Membuat PELET ORGANIK IKAN LELE Menggunakan Bahan Ampas Tahu“. Semoga bermanfaat….

Salam mitalom !!!

Loading...