Pengertian Pestisida

Pengertian Pestisida

Pestisida – Dalam dunia pertanian kita sudah tidak asing lagi dengan istilah pestisida. Para petani sudah akrab dan terbiasa dengan pestisida. Pestisida digunakan dengan tujuan mengoptimalkan hasil budidaya suatu tanaman. Petani menggunakan pestisida sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya.

Pengertian pestisida secara umum adalah semua zat atau bahan kimia beracun yang digunakan untuk membasmi/membunuh organisme hidup yang mengganggu baik berupa hewan maupun tumbuhan (gulma).

Didalam Peraturan Pemerintah No, 7 Tahun 1977 menyebutkan bahwa ; Pestisida adalah semua zat kimia dan bahan lain serta jasad renik dan virus yang digunakan untuk :

1.    Memberantas atau mencegah hama-hama dan penyakit-penyakit yang merusak tanaman, bagian-bagian tanaman atau hasil-hasil pertanian.
2.    Memberantas rerumputan atau tanaman pengganggu/gulma.
3.    Mematikan daun dan mencegah pertumbuhan yang tidak diinginkan.
4.    Mengatur atau merangsang pertumbuhan tanaman atau bagian-bagian tanaman, tidak termasuk pupuk.
5.    Memberantas atau mencegah hama-hama luar pada hewan-hewan peliharaan dan ternak.
6.    Memberantas atau mencegah hama-hama air.
7.    Memberantas atau mencegah binatang-binatang dan jasad-jasad renik dalam rumah tangga, bangunan dan alat-alat pengangkutan.
8.    Memberantas atau mencegah binatang-binatang yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan binatang yang perlu dilindungi dengan penggunaan pada tanaman, tanah dan air.

Dalam Undang-Undang No. 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, yang dimaksud dengan Pestisida adalah zat pengatur dan perangsang tumbuh, bahan lain, serta organisme renik, atau virus yang digunakan untuk melakukan perlindungan tanaman.

Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang pertanian pestisida telah banyak kita gunakan dan memberi manfaat bagi keberhasilan produksi tanaman pertanian. Dalam kegiatan produksi pertanian pestisida mampu meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil panen.

Baca juga  Jenis - Jenis Pestisida

Gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang sangat kompleks dapat dicegah, diminimalisir atau dibasmi dengan pestisida. Tentu saja hal ini sangat membantu para petani dalam meningkatkan hasil produksi tanamannya. Pestisida juga sering kita gunakan dalam kehidupan rumah tangga, misalnya untuk membasmi kecoa, nyamuk dan sebagainya.

Namun, dibalik manfaat yang begitu besar tentu saja ada dampak negatif dari penggunaan pestisida ini. Bahan racun pestisida sangat berbahaya bagi manusia ataupun hewan. Oleh karena itu, dalam menggunakan pestisida harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan cermat.

Jika masih bisa kita atasi dengan cara alami atau mekanis, pestisida tidak perlu kita gunakan. Sebaiknya pestisida digunakan hanya jika diperlukan saja, yakni jika populasi OPT dan intensitas serangan sudah melampaui ambang batas pengendalian sesuai rekomendasi setempat.

Dosis penggunaan juga harus kita perhatikan. Dosis sebaiknya tidak melebihi rekomendasi yang dianjurkan oleh produsen pestisida, yang biasanya tertera pada label kemasan produk. Penggunaan dosis yang berlebihan berpotensi menyebabkan keracunan pada manusia, hewan atau pencemaran lingkungan.

Demikian sekelumit tentang pestisida, semoga bermanfaat…..

Salam mitalom !!!  

loading...
Loading...