Menanam Jahe Dalam Polybag atau Karung Goni

Budidaya Jahe Dalam Polybag Atau Karung Goni

Budidaya – Jahe (Zingiber Officinale) merupakan tanaman budidaya yang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masak, minuman dan bahan dasar pembuatan obat tradisional. Tanaman jahe bisa dibudidayakan dilahan terbuka maupun dalam polybag atau karung goni. Menanam jahe dalam polybag pada awalnya dilakukan oleh para pehoby, namun kini budidaya masal sudah melirik penggunaan karung goni maupun polybag. Dengan alasan mudah dalam perawatan, pengontrolan serta mudah mengkalkulasi biaya produksinya.

Menanam Jahe Dalam Polbag

Menanam Jahe Dalam Polybag


Syarat Tumbuh

Tanaman jahe akan tumbuh dengan baik pada tanah yang gembur, subur dan banyak mengandung humus. Tanaman ini
membutuhkan sinar matahari penuh sepanjang hari. pH tanah yang dikehendaki antara 4,3 hingga 7,0. Jahe bisa ditanam pada dataran rendah maupun dataran tinggi, dengan suhu optimum antara 20 – 35 derajat celcius.

Persiapan Bibit

Gunakan bibit jahe dari tanaman yang sehat dan tidak terinfeksi penyakit. Rimpang jahe yang baik untuk bibit adalah rimpang dari tanaman yang sudah tua, berusia 9 atau 10 bulan. Rimpang jahe yang baru dipanen dijemur, jangan sampai terlalu kering. Untuk mengetahui kualitas bibit, simpan rimpang jahe pada tempat yang tidak terkena sinar matahari selama 1 – 1,5 bulan. Bibit yang baik masih tetap segar dan tidak membusuk setelah disimpan selama 1 – 1,5 bulan.

Agar tumbuh serempak, bibit jahe sebaiknya di kecambahkan terlebih dahulu. Potong rimpang tersebut dimana setiap potongan memiliki 3 – 4 mata tunas. Susun potongan rimpang tersebut pada tempat yang sejuk. Setelah – 4 minggu biasanya mata tunas sudah tumbuh. Pilih bibit yang baik dan sehat dengan cara memperhatikan pertumbuhan tunas.

Persiapan Media Tanam

Baca juga  Cara Menanam Sawi Manis

Persiapkan polybag atau karung goni sesuai kebutuhan. Polybag yang digunakan minimal berukuran diameter 40 cm. Media tanam berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang. Perbandingannya adalah 1 : 1 : 1 atau disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah. Jika diperlukan tambahkan kapur dolomit. Kemudian media tanam diaduk sampai tercampur rata. Masukkan media tanam kedalam polybag atau karung gono 1/4 bagian saja. Media tanam sebaiknya dipersiapkan 2 atau 3 minggu sebelum tanam.

Penanaman

Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan, yaitu awal september atau oktober. Karena tanaman jahe
membutuhkan banyak air untuk pertumbuhannya. Buatlah lubang tanam ditengah-tengah polybag sesuai dengan ukuran bibit. Tanam bibit jahe pada lubang tersebut dengan tunas menghadap keatas. Penanaman dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak mata tunas. Padatkan seperlunya tanah disekitar bibit. Kemudian disiram jika media tanam dalam kondisi kering.

Pemeliharaan Tanaman Jahe

1. Penyiraman

Lakukan penyiraman sesuai dengan kebutuhan. Jaga kondisi media tanam agar jangan sampai kering.
Tanaman jahe banyak membutuhkan air pada masa pertumbuhannya.

2. Penyulaman

Lakukan pengontrolan setelah 2 atau tiga minggu setelah tanam. Segera lakukan penyulaman jika terdapat bibit yang tidak tumbuh atau mati.

3. Penyiangan

Lakukan penyiangan jika diperlukan. Bersihkan media tanam dari rumput liar dan gulma agar tidak
mengganggu tanaman jahe.

4. Pembubunan

Pembubunan adalah penambahan media tanam dan pupuk kandang. Dengan tujuan agar media tanam tetap gembur, memberi asupan nutrisi dan menutup rimpang yang muncul kepermukaan. Pembubunan dilakukan pertamakali pada saat tanaman membentuk rumpun dengan 3 atau 4 batang semu. Pembubunan bisa dilakukan 3 sampai 4 kali sampai panen.

5. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan. Sebaiknya gunakan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang. Pemupukan susulan dilakukan bersamaan dengan kegiatan
pembubunan. Gunakan pupuk organik sebanyak 0,5 kg/polybag.

Baca juga  Cara Budidaya Pepaya California

Hama dan Penyakit

1. Hama

Hama yang biasanya menyerang tanaman jahe adalah kepik, ulat penggerek akar, dan kumbang. Pengendalian dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan tanaman dan penyemprotan insektisida.

2. Penyakit

Penyakit yang biasanya ditemukan pada tanaman jahe adalah penyakit layu bakteri, penyakit busuk rimpang, dan penyakit bercak daun. Penanggulangan dapat dilakukan dengan pemilihan bibit yang sehat, menjaga sanitasi serta penyemprotan bakterisida dan fungisida.

Panen

Pemanenan bisa dilakukan pada saat tanaman berusia 9 atau 10 bulan. Tanaman yang sudah tua dan cukup umur untuk dipanen memiliki ciri-ciri batang dan daun yang mengering. Pemanenan pada budidaya dalam polybag atau karung cukup mudah. Yang harus dilakukan hanya dengan merobek polybag atau karung goni yang sudah lapuk. Ambil rimpang jahe secara hati-hati agar tidak rusak. Bersihkan sisa-sisa tanah yang menempel pada rimpang atau dicuci dengan air.

Demikian panduan umum menanam jahe dalam polybag, semoga bermanfaat…

Salam mitalom !!!

loading...
Loading...