44 Khasiat BAWANG DAYAK untuk Diabetes, Menambah Vitalitas Pria dan Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak

Khasiat dan Manfaat Bawang Dayak

Khasiat Bawang Dayak Untuk Diabetes, Kanker, Darah Tinggi dan Kolesterol

Umbi Bawang Dayak (Foto by : Shilpa Mygirl)

Tanaman Obat – Bawang Dayak (Eleutherina palmifolia (L.) Merr) dikenal juga dengan nama Bawang Sabrang, Bawang Berlian, Bawang Hantu, Bawang Arab, Bawang Kambe atau Bawang Hutan. Bawang Dayak merupakan tanaman herbal khas Kalimantan, nama tanaman ini mengacu pada daerah asalnya yaitu Kalimantan dimana masyarakat Suku Dayak berada. Bawang dayak merupakan salah satu spesies bawang yang konon asal usulnya dari daratan Amerika. Tanaman ini sudah secara turun temurun dipergunakan masyarakat Dayak sebagai tanaman obat.

Tanaman ini memiliki warna umbi merah dengan daun hijau berbentuk pita dan bunganya berwarna putih. Dalam umbi bawang dayak terkandung berbagai macam senyawa yang diketahui berkhasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Secara empiris bawang dayak sudah dipergunakan masyarakat lokal sebagai obat berbagai jenis penyakit ringan maupun berat seperti kanker payudara, obat penurun darah tinggi (Hipertensi), dan penyakit kencing manis (diabetes melitus). Bawang dayak dapat dikembangkan sebagai sumber biofarmaka untuk skala industri karena tanaman ini dapat tumbuh dan beradaptasi di semua iklim dan jenis tanah dengan waktu panen relatif singkat yakni ± 3 – 4 bulan sehingga mudah dikembangkan dalam skala besar.

Kandungan Senyawa Kimia Bawang Dayak

Tanaman bawang dayak khususnya pada umbi memiliki kandungan fitokimia antara lain alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin yang merupakan sumber biofarmaka potensial untuk dikembangkan sebagai tanaman obat modern dalam kehidupan manusia. Alkaloid merupakan bahan organik yang mengandung nitrogen sebagai bagian dari heterosiklik. Bahkan senyawa alkaloid, flavonoid, glikosida dan saponin memiliki aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah yang sangat bermanfaat untuk pengobatan diabetes melitus, bahkan alkaloid yang ada dapat berfungsi sebagai anti mikroba. Sedangkan kandungan tanin yang ada dapat digunakan sebagai obat sakit perut.

Baca juga  15 Manfaat Daun Pegagan

Manfaat dan Khasiat Bawang Dayak Untuk Pengobatan

1.    Manfaat Bawang Dayak Sebagai Obat Kanker Usus
2.    Khasiat Bawang Dayak Sebagai Obat Kanker Payudara
3.    Manfaat Bawang Dayak Sebagai Obat Diabetes Melitus
4.    Khasiat dan Manfaat Bawang Dayak Untuk Mengatasi Hipertensi
5.    Manfaat dan Khasiat Bawang Dayak Untuk Menurunkan Kolesterol
6.    Kegunaan Bawang Dayak Sebagai Obat Bisul
7.    Manfaat Bawang Merah untuk Mengatasi Stroke
8.    Khasiat Bawang Dayak Sebagai Obat sakit Perut
9.    Manfaat Bawang Dayak Untuk Ibu-ibu Setelah Melahirkan
10.    Khasiat Bawang Dayak untuk Mengatasi Sembelit
11.    Manfaat Bawang Dayak Sebagai Obat Disentri
12.    Khasiat bawang Dayak Untuk Menyembuhkan Luka
13.    Manfaat Bawang Dayak untuk Mengatasi Muntah-muntah
14.    Khasiat Bawang Dayak untuk Mengobati Sakit kuning

Khasiat bawang dayak lainnya yaitu untuk mengobati ; amandel, ambeien, asam urat, asma, bronkitis, epilepsi, gangguan lambung, masalah vitalitas pria, gondok, ginjal, hepatitis, insomnia, jantung, kanker kelenjar getah bening, kanker paru-paru, kanker rahim, keputihan, kista, maag, migrain, myom, pelupa, peluruh air seni, prostat, radang usus, rheumatik, sakit pinggang, meningkatkan stamina, TBC, vertigo.

Antioksidan alami yang terdapat pada tanaman bawang dayak antara lain kelompok flavonoid berupa senyawa polifenol. Para ahli berpendapat bahwa antioksidan mampu mereduksi risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Flavonoid berkhasiat sebagai antikanker, antiviral, anti-inflamasi, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, serta penangkap radikal bebas. Menurut Prof Dr Sidik Apt (guru besar emiritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran) bawang dayak mengandung alisin. Senyawa ini berkhasiat dan berperan dalam menurunkan tekanan darah. Kandungan naphtoquinones dalam bawang dayak dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antivirial, dan antiparasitik. Selain itu, naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan. Untuk mendapatkan khasiat maksimal, sebaiknya bawang dayak diperoleh ketika pertumbuhannya mencapai puncak vegetatif, yaitu ketika baru muncul kuncup bunga.

Baca juga  15 Manfaat Penting Lengkuas Untuk Kesehatan

Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak dan Cara Mengolah Umbi Bawang Dayak

Bagian tanaman bawang dayak yang dikonsumsi dan berkhasiat sebagai obat herbal adalah seluruh bagian tanaman yaitu umbi, akar dan daunnya. Bawang dayak dapat dikonsumsi segar, diseduh seperti teh, atau diolah terlebih dahulu menjadi bubuk dan kapsul atau dibuat manisan. Hasil pengolahan tanaman obat herbal khas Kalimantan ini antara lain ; simplisia, bubuk, instan dan manisan.

1.    Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak Untuk Pengobatan

Bawang dayak dapat dikonsumsi dalam keadaan segar (tanpa pengolahan) untuk pengobatan. Caranya ; 3-4 buah bawang dayak dicuci hingga bersih, kemudian di iris tipis dan diseduh dengan 1 gelas air mendidih (200 ml). Diminum selagi hangat 2 – 3 kali sehari.

2.    Cara Membuat Simplisia Bawang Dayak

Seluruh bagian tanaman bawang dayak yaitu akar umbi dan daunnya dicuci hingga bersih. Kemudian dipotong / diiris tipis dan dikeringkan menggunakan oven pada suhu 50 C selama kurang lebih 8 jam. Atau dijemur dibawah terik matahari hingga benar-benar kering. Setelah kering simplisia bawang dayak dikemas rapi dan disimpan. Cara mengkonsumsinya yaitu dengan cara diseduh menggunakan air mendidih kemudian diminum.

3.    Cara Membuat Bubuk Bawang Dayak

Seluruh bagian tanaman bawang dayak yaitu akar umbi dan daunnya dicuci hingga bersih. Kemudian dipotong / diiris tipis dan dikeringkan menggunakan oven pada suhu 50 C selama kurang lebih 8 jam. Atau dijemur dibawah terik matahari hingga benar-benar kering. Kemudian didinginkan dan dihaluskan (ditumbuk) atau diblender. Sebelum dikemas bubuk bawang dayak diayak terlebih dahulu. Cara mengkonsumsinya yaitu dengan cara diseduh menggunakan air mendidih kemudian diminum.

4.    Cara Membuat Kapsul Bawang Dayak

Sebenarnya ini adalah cara untuk mengawetkan bubuk bawang dayak dan supaya lebih praktis. Langkah awal membuat kapsul bawang dayak adalah sama dengan cara membuat bubuk bawang dayak. Kemudian bubuk bawang dayak disimpan atau dimasukkan dalam kapsul. Bentuk kapsul lebih praktis dalam mengkonsumsinya dan lebih aman dalam penyimpanan, yaitu seperti mengkonsumsi obat pada umumnya.

Baca juga  15 Manfaat Kulit Manggis Untuk Pengobatan

5.    Cara Membuat Bawang Dayak Instan

Seluruh bagian tanaman bawang dayak yaitu akar umbi dan daunnya dicuci hingga bersih. Kemudian dipotong / diiris tipis. Kemudian tambahkan air bersih dengan perbandingan 1 : 2 (1 kilogram bawang dayak dicampur dengan 2 liter air). Bawang dayak kemudian diblender dan disaring. Selanjutnya direbus hingga mendidih sambil diaduk-aduk dan tambahkan 1 kg gula pasir (1 kg gula pasir untuk 1 kg bawang dayak). Selama proses perebusan diaduk terus hingga membentuk kristal. Setelah dingin kristal bawang dayak dikemas dan disimpan atau langsung dikonsumsi (diseduh menggunakan air mendidih).

6.    Cara Membuat Manisan Bawang Dayak

Seluruh bagian tanaman bawang dayak yaitu akar umbi dan daunnya dicuci hingga bersih. Kemudian dipotong / diiris tipis dengan ketebalan antara 1-2 mm. Siapkan 1 kg gula dan dilarutkan dengan 1 liter air. Kemudian dikukus selama kurang lebih 5 menit, masukkan larutan gula tersebut sambil diaduk, masak hingga kental sampai kering (sampai terbentuk kristal gula). Manisan bawang dayak siap untuk dikonsumsi.

Demikian tentang “Khasiat dan Manfaat BAWANG DAYAK untuk Kesehatan“. Semoga bermanfaat….
(Dari berbagai sumber)
Salam mitalom !!!   

Loading...